You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tengkudak
Logo Desa Tengkudak
Desa Tengkudak

Kec. Penebel, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DESA TENGKUDAK MELAYANI SEPENUH DAN PROFESIONAL

PROFIL KAMPUNG JALAK BALI

Admin Desa 14 November 2025 Dibaca 85 Kali
PROFIL KAMPUNG JALAK BALI

Bali memiliki kekhususan dalam pelestarian binatang dan tumbuhan. Pelestarian ini berupa Tumpek Uduh/ Tumpek Wariga sebagai hari pemuliaan tumbuhan dan Tumpek Kandang sebagai hari Perayaan ini merupakan wujud terima kasih kepada binatang, pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penjaga semua makhluk, dan upaya untuk menyucikan diri dari sifat-sifat kebinatangan dalam diri manusia. Dengan adanya hari pemuliaan untuk tumbuhan maupun satwa tersebut adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dalam konsep Tri Hita Karana ( Tri Hita Karana adalah filosofi hidup masyarakat Bali dari agama Hindu yang berarti "tiga penyebab kebahagiaan", yang terdiri dari tiga hubungan harmonis: Parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), Pawongan (hubungan manusia dengan sesama), dan Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan). Filosofi ini menekankan pentingnya keseimbangan dan keharmonisan antar ketiga hubungan tersebut untuk mencapai kesejahteraan dan kedamaian

Berdasarkan hal tersebut salah satu Banjar Dinas/Dusun di Desa Tengkudak, yang melaksanakan kegiatan pelepasliaran burung lokal/ikan di wilayahnya bersama Desa Adat setempat setiap tanggal 17 Agustus ( Hari Kemerdekaan RI ) atas dasar kesadaran masyarakat untuk menjaga satwa dan alam, menjadi salah satu lokasi yang terpilih dari Yayasan Friends of Nature People & Forests/ Yayasan Pecinta Alam dan Kemanusiaan  pelepasliaran dan perlindungan Jalak Bali di Pulau Bali.

 Lokasi pelepasliaran dilabel dengan nama Kampoeng Jalak Bali. Melalui penerapan Awig-Awig dan Perarem Desa Adat, warga melarang segala bentuk perburuan,penangkapan, atau perdagangan satwa liar. Desa Tengkudak kini  bisa menjadi contoh sukses konservasi berbasis kearifan lokal di Bali yang sesuai dengan konsep Tri Hita Karana. Kampoeng Jalak Bali akan dikembangkan menjadi lokasi Edukasi untuk Penelitian,Pendidikan dan Wisata Alam sebab Kampoeng Jalak Bali sendiri memiliki lingkungan yang indah dan asri. 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image